Maaf, Rasa Cintaku Bukan Hanya Untukmu

Pasangan terbahagia

KALEM.ID – “Ya, karena cinta itu tak nampak. Ia abstrak. Hanya terasa dan bergejolak. Dari lubuk hatilah ia menyeruak

 

Cinta adalah anugerah dari Tuhan. Setiap mahluk yang berhati nurani pasti memilikinya. Ia adalah rasa yang indah. Ia menyebar dan merekah, memberikan nafas untuk kehidupan.

Rasa cinta hadir di dunia ini sebelum kata “cinta” ditemukan. Nyatanya, redaksi “cinta” tidak bisa merepresentasikan makna cinta yang sesungguhnya. Justru terkadang kata cinta hanya mengkerdilkan dan membiaskan makna cinta. Antara hati yang tulus dan nafsu hampir tak ada beda.

Ya, karena cinta itu tak nampak. Ia abstrak. Hanya terasa dan bergejolak. Dari lubuk hatilah ia menyeruak.

Cinta itu sangat luas. Kita tidak bisa mengeksklusifkan cinta hanya untuk satu hal, misalkan pasangan. Terlalu lapang ruang di hati kita jika hanya diisi dengan cinta pada pasangan kita. Masih sangat banyak hal dalam kehidupan di alam semesta ini untuk kita cintai, termasuk kehidupan itu sendiri.

Ketika kita bangun, cintailah badan kita dengan segera bergerak dan beraktivitas. Ketika makan, cintailah makanan itu, jadikanlah ia santapan untuk membantu kita agar bisa membantu orang lain. Ketika bekerja, cintailah pekerjaan kita sebagai cara untuk mengabdikan diri. Ketika tidur, cintailah waktu kita untuk segenap berpasrah pada Sang Khalik.

Maka dari itu, sudah sepatutnya kita menebar rasa cinta dimana pun berada. Karena ketika kita senantiasa menebar cinta, kita akan menjalani hidup dengan hati yang tulus. Tak ada kecemasan, kekhawatiran, atau ketakutan yang berlebihan. Biarlah semuanya mengalir sebagaimana air yang senantiasa mencintai bumi.

Termasuk dalam hubungan. Tak perlulah kita cemburu kepada pasangan yang cintanya bukan hanya untuk kita. Itu berarti pasangan kita adalah orang yang bersahaja. Biarkan ia menyampaikan pesan cinta kepada apapun, kepada siapapun.

Namun, jadikanlah pasangan kita itu sebagai seseorang yang merasakan dicintai oleh kita. Dengan begitu, dia takkan berpaling atau pergi. Karena ia akan menghargai akan rasa cinta, sebagaimana ia menghargai segala hal yang dicintainya.

Pada akhirnya, seperti yang pernah saya katakan, cinta adalah memberi. Ia aktif. Marilah kita mencintai, karena kita pun akan merasakan dicintai oleh seseorang yang benar-benar menghargai makna cinta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.